Nama : Mochammad Saiful Rohman
Kelas : 2 D4 Mekatronika B
NRP : 3110131059
Nama
Kelompok :
- Muhammad Rizky Dharmawan (3110131058) DOSEN :
Eko Budi Utomo
- Mochammad Saiful Rohman (3110131059) ASISEN :
Akbar
- Zaky Isyraqi Fitriansyah (3110131060)
PERCOBAAN VI
PLC (PROGRAMABLE
LOGIC CONTROLLERS)
PENGGUNAAN COUNTER
DAN COMPARATOR
I.
TUJUAN
·
Memahami dan
mengerti serta dapat menggunakan counter dan comparator pada PLC untuk
mengontrol suatu sistem kerja serta menyelesaikan permasalahan-permasalahan
untuk membuat suatu algoritma kontrol dan aritmatika untuk mengendalikan suatu
sistem sesuai yang kita inginkan.
II.
TEORI
SINGKAT
Programmable Logic Controllers (PLC) adalah komputer elektronik yang
mudah digunakan (user friendly) yang memiliki fungsi kendali untuk berbagai
tipe dan tingkat kesulitan yang beraneka ragam. Berdasarkan namanya konsep PLC
adalah sebagai berikut :
1. Programmable,
menunjukkan kemampuan dalam hal memori untuk menyimpan program yang telah
dibuat yang dengan mudah diubah-ubah fungsi atau kegunaannya.
2. Logic,
menunjukkan kemampuan dalam memproses input secara aritmatik dan logic (ALU),
yakni melakukan operasi membandingkan, menjumlahkan, mengalikan, membagi,
mengurangi, negasi, AND, OR, dan lain sebagainya.
3. Controller,
menunjukkan kemampuan dalam mengontrol dan mengatur proses sehingga
menghasilkan output yang diinginkan.
PLC ini dirancang untuk menggantikan suatu rangkaian relay sequensial
dalam suatu sistem kontrol. Selain dapat diprogram, alat ini juga dapat
dikendalikan, dan dioperasikan oleh orang yang tidak memiliki pengetahuan di
bidang pengoperasian komputer secara khusus. PLC ini memiliki bahasa
pemrograman yang mudah dipahami dan dapat dioperasikan bila program yang telah
dibuat dengan menggunakan software yang sesuai dengan jenis PLC yang digunakan
sudah dimasukkan.Alat ini bekerja berdasarkan input-input yang ada dan
tergantung dari keadaan pada suatu waktu tertentu yang kemudian akan meng-ON
atau meng-OFF kan output-output. 1 menunjukkan bahwa keadaan yang diharapkan
terpenuhi sedangkan 0 berarti keadaan yang diharapkan tidak terpenuhi. PLC juga
dapat diterapkan untuk pengendalian sistem yang memiliki output banyak.
III.
PERALATAN
·
Modul PLC (Programable Logic Controller) Praktikum Rekayasa Kendali 1.
Program studi TeknikMekatronika Politeknik Elektronika Negeri Surabaya.
·
Sebuah PC atau Laptop yang sudah terinstal aplikasi siemens simatic
S7-300
IV.
PERMASALAHAN
·
Buatlah suatu sistem sederhana yang dapat menerangkan prinsip mendasar
penggunaan counter.
·
Buatlah suatu permasalahan perbandingan sederhana dengan menggunakan
komparator.
V.
PROSEDUR PERCOBAAN
1. Siapkan peralatan
yang dibutuhkan sesuai daftar peralatan (modul PLC, PC dan simulator serta
software siemens simatic s7-300) yang dibutuhkan.
2. Amatilah hasil
percobaan dan permasalahan serta beri kesimpulan.
VI.
DATA HASIL PERCOBAAN
·
Untuk persoalan pertama :
Program
LAD sederhana yang menerangkan fungsi umum sebuah counter
·
Untuk persoalan kedua :
Program
LAD sederhana yang menerangkan fungsi umum sebuah comparator
VII.
ANALISA
Pada praktikum mengenai counter serta komprator ini terlebih dahulu
kita harus mengerti mengenai peta panjang bit untuk batas deklaasian suatu
angka mulai dari urutan satuan bit – Byte – MegaByte – MemoryWord dan
seterusnya. Ini adalah wilayah penggunaan memori utuk suatu program atau
kisaran nilai tertentu dengan panjang nilai tertentu. Seperti halnya 1 Byte = 8
bit dan seterusnya. Dengan mengetahui hal-hal seperti demikian kita bisa
menggunakan counter dengan maksimal seperti untuk perhitungan yang banyak
jumlahnya, dengan lebar kisaran data hitung yang dapat dilihat pada help
kemudian disorot pada memory maka akan terlihat semua cara penggunaannya.
Counter sejatinya adalah untuk perhitungan pada sebuah sistem yang
kita kehendaki untuk operasi hitung yang biasanya disandingkan dengan
menggunakan comparator sebagai aplikasi lanjutan sebuah counter yang berfungsi
sebagai pembanding nilalai perhitungan yang kita berikan pada program kita
untuk mengontrol suatu sistem.
Pada comparator ada beberapa jenis pembandingan seperti equal (sama
dengan), not equal (tidak sama dengan), grether than (lebih dari), less than
(kurang dari) dan seterusnya. Sehingga dengan counter dan comparator ini
memudahkan kita untuk membuat program pengontrol sistem yang lebih kompleks
lagi.
VIII.
KESIMPULAN
Dari praktikum serta analisa percobaan 6 mengenai counter dan
comparator PLC telah dilaksanakan dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :
·
Untuk
memberikan program hitungan digunakanlah counter sebagai penghitung pada sistem
yang kita kehendaki.
·
Keluaran
counter adalah data berupa angka sehingga dapat dibandingkan besarnya dengan
menggunakan comparator.
·
Ada banyak
jenis comparator sebagai pembantu pembuatan program yang komplek seperti
grather than equal (lebih dari samadengan) dst.
·
Untuk
panjang data yang membutuhkan kapasitas besar atau secukupnya sebagai lanjutan
pengolah serta penampung hitungan atau data angka maupun word dapat menggunakan
sistem kapasitas penyimpanan mulai dari orde bit-Byte- dan seterusnya sampai
dengan double integer.



No comments:
Post a Comment